BUR | Bank Usaha Rakyat

Logo Bur New

Kue Keranjang Simbol Keberuntungan Menyambut Imlek 2024

kue keranjang

Kue Keranjang: Simbol Keberuntungan & Kebahagiaan Menyambut Imlek 2024. Temukan makna, tradisi, variasi rasa, & tips memilih & menikmati kudapan ini. Perayaan Tahun Baru Imlek 2024 semakin dekat. Di antara berbagai tradisi dan hidangan istimewa, kue keranjang atau nian gao selalu hadir sebagai simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Di balik kelezatannya, kupadan ini menyimpan makna dan tradisi yang kaya, menjadikannya salah satu elemen penting dalam perayaan Imlek.

Baca Juga Panduan Menggunakan WhatsApp Banking

kue keranjang
Pekerja menyelesaikan pembuatan kue keranjang di rumah industri “Dua Naga Mas”, Balong, Sudiroprajan, Solo, Jateng, Kamis (5/2). Memasuki Imlek pesanan kue keranjang Dua Naga Mas melonjak dari 175 kilogram menjadi 500 hingga 1000 kilogram per hari. ANTARA FOTO/Andika Betha/Rei/ama/15.

kantor berita antara

Bank BPR Usha Rakyat juga menyediakan produk unggulan bagi UMKM untuk industri kuliner yang ingin memperluas usahanya melalui Produk Pinjaman ASTAGUNA Wirausaha dengan proses pengajuan yang mudah dan cicilan yang ringan.

Baca Juga ASTAGUNA WIRAUSAHA Pinjaman untuk UMKM dengan Jaminan Sertifikat Tanah dan Bangunan

Makna dan Tradisi Kue Keranjang

1. Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan:

kudapan ini, dengan bentuknya yang bundar dan menjulang tinggi, melambangkan rezeki yang berlimpah dan peningkatan dalam kehidupan. Warna coklatnya yang khas melambangkan kesuburan dan kemakmuran. Teksturnya yang lengket melambangkan kedekatan dan persatuan keluarga.

2. Tradisi Menyantap dan Menyajikan Kue Keranjang:

Menyantap kudapan ini bersama keluarga merupakan tradisi turun-temurun yang melambangkan kebersamaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Makanan ringan ini biasanya disajikan di atas meja altar bersama hidangan lainnya sebagai persembahan kepada leluhur.

3. Proses Pembuatan yang Unik:

Pembuatan kue keranjang membutuhkan waktu dan kesabaran. Beras ketan dikukus dan ditumbuk halus, kemudian dicampur dengan gula dan air. Adonan dimasak dalam cetakan khusus selama berjam-jam hingga menghasilkan tekstur yang padat dan lengket.

Kue Keranjang di Era Modern:

1. Variasi Rasa dan Bentuk:

Seiring perkembangan zaman, kudapan ini hadir dengan berbagai variasi rasa dan bentuk. Selain rasa original, terdapat pula rasa pandan, durian, dan coklat. Bentuknya pun beragam, mulai dari tradisional hingga modern, seperti kudapan mini dan kue karakter.

Baca juga :   Menelusuri Jejak Sejarah: Asal Usul Nama Bekasi

2. Makna yang Tetap Relevan:

Meskipun zaman telah berubah, makna dan tradisi kudapan ini tetap relevan bagi masyarakat Tionghoa. makanan ringan ini menjadi pengingat untuk selalu bersyukur atas pencapaian di tahun sebelumnya dan menyambut tahun baru dengan harapan dan optimisme.

Baca Juga Tahun Baru Imlek 2024 Menyambut Tahun Naga kayu

Tips Memilih dan Menikmati Kue Keranjang:

.1. Memilih yang Berkualitas:

Pilihlah dengan tekstur yang padat dan lengket, tidak berjamur, dan memiliki aroma yang khas. Pastikan kemasannya rapi dan tidak terdapat kerusakan.

2. Menikmati Kue Keranjang dengan Berbagai Cara:

Makanan ringan ini dapat dinikmati langsung, digoreng, atau diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti kue lapis legit, onde-onde, dan bubur nian gao.

Kue Keranjang: Simbol Tradisi yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan

Makanan ringan ini bukan sekadar hidangan lezat, melainkan simbol tradisi dan budaya yang kaya. Di balik kelezatannya,kudapan ini membawa makna keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Tradisi makanan ringan ini menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk menjaga nilai-nilai luhur budaya Tionghoa dan melestarikannya dari generasi ke generasi.

Menyambut Imlek 2024, mari nikmati kelezatan makanan ringan ini bersama keluarga dan rasakan makna keberuntungan dan kebahagiaan yang terkandung di dalamnya.

Kue Keranjang: Simbol Keberuntungan & Kebahagiaan Menyambut Imlek 2024. Temukan makna, tradisi, variasi rasa, & tips memilih & menikmati kudapan ini. Perayaan Tahun Baru Imlek 2024 semakin dekat. Di antara berbagai tradisi dan hidangan istimewa, kue keranjang atau nian gao selalu hadir sebagai simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Di balik kelezatannya, kupadan ini menyimpan makna dan tradisi yang kaya, menjadikannya salah satu elemen penting dalam perayaan Imlek.

Baca Juga Panduan Menggunakan WhatsApp Banking

kue keranjang
Pekerja menyelesaikan pembuatan kue keranjang di rumah industri "Dua Naga Mas", Balong, Sudiroprajan, Solo, Jateng, Kamis (5/2). Memasuki Imlek pesanan kue keranjang Dua Naga Mas melonjak dari 175 kilogram menjadi 500 hingga 1000 kilogram per hari. ANTARA FOTO/Andika Betha/Rei/ama/15.

kantor berita antara

Bank BPR Usha Rakyat juga menyediakan produk unggulan bagi UMKM untuk industri kuliner yang ingin memperluas usahanya melalui Produk Pinjaman ASTAGUNA Wirausaha dengan proses pengajuan yang mudah dan cicilan yang ringan.

Baca Juga ASTAGUNA WIRAUSAHA Pinjaman untuk UMKM dengan Jaminan Sertifikat Tanah dan Bangunan

Makna dan Tradisi Kue Keranjang

1. Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan:

kudapan ini, dengan bentuknya yang bundar dan menjulang tinggi, melambangkan rezeki yang berlimpah dan peningkatan dalam kehidupan. Warna coklatnya yang khas melambangkan kesuburan dan kemakmuran. Teksturnya yang lengket melambangkan kedekatan dan persatuan keluarga.

2. Tradisi Menyantap dan Menyajikan Kue Keranjang:

Menyantap kudapan ini bersama keluarga merupakan tradisi turun-temurun yang melambangkan kebersamaan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Makanan ringan ini biasanya disajikan di atas meja altar bersama hidangan lainnya sebagai persembahan kepada leluhur.

3. Proses Pembuatan yang Unik:

Pembuatan kue keranjang membutuhkan waktu dan kesabaran. Beras ketan dikukus dan ditumbuk halus, kemudian dicampur dengan gula dan air. Adonan dimasak dalam cetakan khusus selama berjam-jam hingga menghasilkan tekstur yang padat dan lengket.

Kue Keranjang di Era Modern:

1. Variasi Rasa dan Bentuk:

Seiring perkembangan zaman, kudapan ini hadir dengan berbagai variasi rasa dan bentuk. Selain rasa original, terdapat pula rasa pandan, durian, dan coklat. Bentuknya pun beragam, mulai dari tradisional hingga modern, seperti kudapan mini dan kue karakter.

2. Makna yang Tetap Relevan:

Meskipun zaman telah berubah, makna dan tradisi kudapan ini tetap relevan bagi masyarakat Tionghoa. makanan ringan ini menjadi pengingat untuk selalu bersyukur atas pencapaian di tahun sebelumnya dan menyambut tahun baru dengan harapan dan optimisme.

Baca Juga Tahun Baru Imlek 2024 Menyambut Tahun Naga kayu

Tips Memilih dan Menikmati Kue Keranjang:

.1. Memilih yang Berkualitas:

Pilihlah dengan tekstur yang padat dan lengket, tidak berjamur, dan memiliki aroma yang khas. Pastikan kemasannya rapi dan tidak terdapat kerusakan.

2. Menikmati Kue Keranjang dengan Berbagai Cara:

Makanan ringan ini dapat dinikmati langsung, digoreng, atau diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti kue lapis legit, onde-onde, dan bubur nian gao.

Kue Keranjang: Simbol Tradisi yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan

Makanan ringan ini bukan sekadar hidangan lezat, melainkan simbol tradisi dan budaya yang kaya. Di balik kelezatannya,kudapan ini membawa makna keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Tradisi makanan ringan ini menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk menjaga nilai-nilai luhur budaya Tionghoa dan melestarikannya dari generasi ke generasi.

Menyambut Imlek 2024, mari nikmati kelezatan makanan ringan ini bersama keluarga dan rasakan makna keberuntungan dan kebahagiaan yang terkandung di dalamnya.

Share:

Tinggalkan Balasan

Related Post